Monday, June 25, 2018

Institusi ini merupakan kelengkapan kelembagaan sistem perlindungan tanaman yang telah dirintis sejak tahun 1977 sejalan dengan pengembangan institusi Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura di daerah, mengingat tugas teknis dan pekerjaan di bidang perlindungan tanaman akan semakin berat, dan tetap merupakan masalah pokok dalam produksi tanaman. Kelengkapan kelembagaan perlindungan ini telah mengalami beberapa perubahan status kelembagaan, sebagai berikut:

Periode 1987-1994
Sentra Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan, Jatisari, sebagai instalasi laboratorium lapangan Direktorat Bina Perlindungan Tanaman.

Periode 1994-2002
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 467/Kpts/OT.210/6/1994, 9 Juni 1994, instalasi Sentra Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan, Jatisari diubah statusnya menjadi Balai Peramalan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPHPTPH), eselon III, sebagai UPT Pusat Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Hortikultura berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Bina Perlindungan Tanaman dan secara administratif operasional dikoordinasikan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Pertanian setempat (Jawa Barat).

Periode 2002-2004
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 285/Kpts/OT.210/4/2002,16 April 2002, BPHPTPH ini diubah dengan nama Balai Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BPOPT).

Periode 2004-2011
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 392/Kpts/OT.130/6/2004, 9 Juni 2004, BPOPT diubah statusnya menjadi Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT), eselon II-b. Sebagai UPT Pusat yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal Tanaman Pangan, yang secara teknis dibina oleh Direktur Perlindungan Tanaman Pangan dan Direktur Perlindungan Tanaman Hortikultura.

Periode 2011-Sekarang
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 76/Permentan/OT.140/11/2011, 30 November 2011, BBPOPT mengalami penambahan dalam tugas pokok dan fungsinya sebagai UPT Pusat yang menangani teknis pengamatan, peramalan, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman pangan dan hortikultura.