Tuesday, June 18, 2019

Reba Ngada, Tradisi Menghormati Makanan Tradisional Uwi

0
77
© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Seorang perempuan Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores, NTT, Selasa (15/1/2019) sedang mengantar makanan tradisional uwi atau ubi kepada masyarakat yang ikut Ritual Reba. KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Tanda-tanda alam di sekitar Flores bagian Tengah sudah lazim diketahui oleh masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).Biasanya, warga di Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang tak jauh dengan Kabupaten Ngada sudah terbiasa dengan tanda-tanda alam tersebut di bulan Januari setiap tahunnya. Angin kencang dan hujan gerimis sebagai salah satu tanda bahwa di kawasan Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada sedang melakukan ritual pesta adat Reba.

Setiap tahun Kompas.com mendengarkan kisah dan cerita lisan dari warga Kota Komba tentang tanda-tanda alam tersebut. Memang tanda-tanda alam itu tidak membawa bahaya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur.

Beberapa tahun Kompas.com sangat penasaran dengan magisnya tradisi Reba di kawasan Langa, di bawah kaki Gunung Inerie.

Rasa penasaran itu baru terwujud 15 Januari 2019 saat ribuan masyarakat di kawasan Langa yang melingkupi lima desa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada menggelar ritual tahunan Reba.

Baca juga disini

Penulis: Kontributor Manggarai, Markus Makur

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here