LABORATORIUM PESTISIDA NABATI NO PEST NO SPRAY

Pestisida Nabati

Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya bersumber dari tumbuh-tumbuhan,  seperti akar,  daun,  batang atau  buahnya. Bahan  kimia yang terkandung di dalam tumbuhan memiliki bioaktivitas terhadap serangga, seperti bahan penolak atau repellent, penghambat makan atau antifeedant, penghambat perkembangan serangga atau insect growth regulator, dan penghambat peneluran atau oviposition  deterrent.

Cara Kerja Pestisida Nabati

  • merusak perkembangan telur, larva dan pupa.
  • menghambat pergantian kulit
  • mengganggu komunikasi serangga
  • menyebabkan serangga menolak makan
  • menghambat reproduksi serangga betina
  • mengurangi nafsu makan
  • memblokir kemampuan makan serangga
  • mengusir serangga
  • menghambat perkembangan patogen penyakit

KEUNGGULAN PESTISIDA NABATI

Berikut adalah beberapa kelebihan pestisida nabati yang tidak dimiliki oleh  pestisida kimia
null
  • murah dan mudah dibuat sendiri oleh petani
  • relatif aman terhadap lingkungan
  • tidak menyebabkan keracunan pada tanaman
  • sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama
  • kompatibel digabung dengan cara pengendalian yang lain
  • menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia

KEGIATAN LAB PESTISIDA NABATI

Selain melakukan explorasi tanaman yang bisa digunakan untuk bahan pengendali OPT, kami juga mengelola kebun koleksi tanaman pestisida nabati, melakukan penanaman, perbanyakan dan pemeliharaan

  • null

    Pembuatan ekstrak basah dan kering tanaman pestisida nabati

  • null

    Pembuatan spesimen basah dan kering tanaman pestisida nabati

  • null

    Pemeliharan spesimen bagian tanaman sebagai sumber bahan
    pestisida nabati

  • null

    Peliharan spesimen ekstrak/hasil sulingan tanaman sebagai
    pestisidda nabati

  • null

    Melakukan eksplorasi tanaman yang bisa dijadikan bahan pengendali

  • null

    Pemeliharaan kebun koleksi pestisida nabati

RAGAM PEMBUATAN PESTISIDA NABATI

null
timeline_pre_loader
CARA PEMBUATAN DENGAN PENAMBAHAN ALKOHOL 70 %

Step 1

Bahan tumbuhan ditumbuk/digiling/blender

Step 2

Bahan tumbuhan yang sudah ditumbuk/digiling, dicampur air dengan perbandingan 75 – 100 gram  bahan tumbuhan bentuk daun atau 25 – 50 gr bentuk Umbi, Buah dan biji, dalam 1(satu) liter air

Step 3

Tambahkan 10 ml Metanol / etanol / Alkohol 70 % (sebagai pelarut) dan 2(dua) gr ditergent (pengganti LATRON sebagai pengemulsi ), kedalam larutan tersebut pada alat pembuat ekstrak (Blender)

Step 4

Biarkan ekstrak tersebut selama 30 menit, kemudian lakukan penyaringan
timeline_pre_loader
CARA PEMBUATAN DENGAN PEMANASAN/PEREBUSAN

Step 1

Bahan tumbuhan dicincang/ditumbuk/digiling/diblender

Step 2

Bahan tumbuhan yang sudah ditumbuk/digiling, dicampur air dengan perbandingan 75 – 100 gram  bahan tumbuhan bentuk daun atau 25 – 50 gr bentuk Umbi, Buah dan biji, dalam 1(satu) liter air

Step 3

Tambahkan 2(dua)gr Detergent (Pengganti LATRON sebagai zat pengemulsi), kedalam larutan tersebut pada alat perebusan ( Panci )

Step 4

Rebuslah ekstrak bahan campuran tadi sampai mendidih, dalam keadaan     tertutup

Step 4

Biarkan rebusan ekstrak bahan campuran tadi sampai menjadi dingin, kemudian lakukan penyaringan

PENYULINGAN METIL EUGENOL

(Sex Feromon Lalat Buah)

null
  • null

    Bahan dan alat

    Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam kegiatan ini antara lain bagian tumbuhan sumber bahan pengendali OPT, alat suling (1 unit), Ember, alat pemanas (kompor), Timbangan, ATK dan lain-lain

  • null

    Persiapan

    Bagian tanaman sebagai sumber bahan pengendali OPT (tanaman Selasih dan tanaman Daun Wangi), diambil dari kebun koleksi tanaman pestisida nabati di lahan kebun BPOPT Jatisari atau dari tempat lain yang dijumpai

  • null

    Penyulingan

    • Bagian tanaman ditimbang sesuai dengan kebutuhan
    • Masukkan air kedalam tungku perebusan sebanyak 2-3 cm di bawah tapis saringan.
  • null

    Penyulingan

    • Bagian tanaman dimasukkan ke tungku perebusan pada unit alat penyulingan
    • Panaskan tungku perebusan tadi dan apabila air di dalamnya sudah mendidih, buka kran air/jalankan air untuk proses pendinginan uap
  • null

    Penyimpanan

    Apabila proses penyulingan telah selesai berilah label pada kemasan, dan jangan lupa bersihkan dan rapikan alat sesudah penggunaan

TANAMAN PESTISIDA NABATI