LABORATORIUM P C R Polymerase Chain Reaction

Apa itu PCR ?

Polymerase chain reaction ( PCR ) adalah metode yang digunakan secara luas dalam biologi molekuler untuk menghasilkan jutaan hingga miliaran salinan sampel DNA spesifik dengan cepat, memungkinkan para ilmuwan mengambil sampel DNA yang sangat kecil dan menguatkannya ke jumlah yang cukup besar untuk dipelajari secara terperinci. . PCR ditemukan pada tahun 1983 oleh ahli biokimia Amerika Kary Mullis . Ini penting untuk banyak pengujian genetik termasuk analisis sampel DNA purba dan identifikasi agen infeksi. Dengan menggunakan PCR, salinan sekuens DNA dalam jumlah sangat kecil secara eksponensial diperkuat dalam serangkaian atau siklus perubahan suhu. PCR sekarang merupakan teknik umum dan sering sangat diperlukan yang digunakan dalam laboratorium medis dan penelitian laboratorium klinis untuk berbagai aplikasi termasuk penelitian biomedis dan forensik kriminal

Selayang Pandang

Sebagai institusi rujukan pelayanan masyarakat dibidang perlindungan tanaman, kami bersungguh-sungguh meningkatkan layanan dan juga teknologi ke kinian, salah satunya adalah dengan mendatangkan mesin canggih bernama Polymerase Chain Reaction atau lebih dikenal dengan sebutan PCR, sehingga sampel tanaman yang terserang OPT bisa terdeteksi penyebabnya secara cepat dan akurat

Kegiatan laboratorium PCR meliputi deteksi OPT (Cendawan, bakteri, virus dan serangga baik berupa agens hayati ataupun penyakit/hama pada tanaman) secara molekuler (PCR) dengan menggunakan primer spesifik

Kegiatan Laboratorium PCR

  • null
    Membuat rencana kegiatan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR)
  • null
    Melakukan pendataan terhadap kondisi persediaan bahan secara rutin setiap bulan
  • null
    Melakukan identifikasi mikroorganisme penyebab penyakit tanaman dan musuh alaminya berdasarkan sidik DNA
  • null
    Meningkatkan kemampuan dengan mengikuti perkembangan ilmu bioteknologi
  • null
    Melakukan pendataan terhadap kondisi alat dan persediaan bahan secara rutin setiap bulan
  • null
    Membuat laporan bulanan dan tahunan kegiatan operasional Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR).

PROSEDUR PELAKSANAAN EKSTRAKSI DNA BAKTERI

null
timeline_pre_loader
Langkah Ekstraksi

Step 1

Setting block heater pada suhu 56 0C

Step 2

Ambil 200 µl larutan lysozime, masukkan ke dalam collection tube 1,5 ml

Step 3

Ambil kultur bakteri yang akan dideteksi menggunakan jarum ose, masukkan ke dalam larutan lysozyme

Step 4

Homogenkan dengan vortex selama 15 detik

Step 5

Lakukan sentrifugasi dengan kecepatan 7500 rpm selama 1 menit

Step 6

Buang supernatant (bagian yang cair) menggunakan mikropipet

Step 7

Tambahkan buffer atl 180 µl

Step 8

Homogenkan menggunakan vortex selama 30 detik

Step 9

Lakukan spin down menggunakan sentrifuge selama 1 menit

Step 10

Tambahkan 20 µl proteinase K

Step 11

Inkubasi pada suhu 56 0C selama 1 jam, setiap 10 menit divortex, lalu diinkubasi kembali

Step 12

Tambahkan 200 µl buffer AL

Step 13

Homogenkan menggunakan vortex selama 15 detik

Step 14

Lakukan spin down menggunakan sentrifuge selama 1 menit

Step 15

Tambahkan 200 µl ethanol, homogenkan menggunakan vortex selama 15 detik

Step 16

Lakukan spin down menggunakan sentrifuge selama 1 menit

Step 17

Siapkan collection tube 1,5 ml yang baru, mini spin column dan collection tubenya

Step 18

Pindahkan semua volume ke dalam mini spin column

Step 19

Lakukan sentrifugasi 8.000 rpm selama 1 menit

Step 20

Buang supernatan (cairan yang tertampung di bawah)

Step 21

Tambahkan 500 µl buffer AW 1

Step 22

Lakukan sentrifugasi 8.000 rpm 1 menit

Step 23

Buang supernatan lalu tambah 500 µl buffer AW 2

Step 24

Lakukan sentrifugasi 14000 rpm 3 menit

Step 25

Pindahkan spin column ke dalam collection tube yang baru

Step 26

Lakukan sentrifugasi 14.000 rpm 1 menit untuk evaporasi ethanol

Step 27

Pindahkan spin column ke dalam collection tube 1,5 ml yang baru

Step 28

Tambahkan 100 µl buffer AE

Step 29

Buang spin column

Step 30

Simpan hasil elusi pada suhu minus 20 0C, DNA siap diamplifikasi

Step 31

Pastikan semua catatan dalam tiap tahapan lengkap dan akurat