Cirebon, 07 April 2021, diawal bulan April ini beberapa daerah sentra padi melakukan panen raya, demikian halnya juga dengan Indramayu dan Cirebon, untuk menjaga kemungkinan turunnya harga disaat panen raya maka Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah, Badan Urusan Logistik (Bulog), melakukan Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP).

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi turut hadir Ketika acara pemanenan berlangsung, ditemui di Kecamatan Susukan, Ia menjelaskan “Panen padi dan serap gabah ini untuk mengawal harga gabah petani agar tetap stabil, minimal sesuai HPP (harga pembelian pemerintah) Rp 4.200 perkilogram. Pengawalan panen juga sangat penting untuk menjamin stok beras nasional,”

Suwandi menambahkan, Kementan bersama pemerintah daerah dan mitra yakni Bulog, penggilingan yang tergabung dalam Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) dan Perpadi telah menargetkan serap gabah petani di Cirebon 42.620 ton gabah kering giling (GKG) dan Indramayu 35.764 ton GKG pada panen April-Mei 2021. Penyerapan gabah dilakukan Kostraling yang selanjutnya diserahkan ke Bulog dan serap gabah juga dilakukan langsung Bulog.

Sebelumnya Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan, Enie Tauruslina telah memberikan perhatian khusus terhadap Indramayu dan Cirebon, yakni dengan menugaskan beberapa petugas lapangan untuk melakukan pengawalan dan pengamanan produksi,

Enie menerangkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya produksi, yaitu: Teknik Budidaya, Iklim dan cuaca, kesuburan tanah, varietas, dan gangguan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), khusus untuk menanggulangi OPT kami telah berupaya untuk mengamankan sawah petani dengan mengirimkan petugas terlatih untuk memberikan pendampingan kepada petani, kegiatannya berupa monitoring atau pengamatan keadaan lapang, Bimbingan Teknis, dan Gerakan pengendalian

Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan hadir mendampingi Pak Direktur untuk melakukan pemanenan dan serap gabah petani di kecamatan Susukan kabupaten Cirebon, dengan areal panen seluas 18 ribu hektare dan provitas mencapai 8-9 ton GKP/ha. Saya berharap upaya kementerian pertanian ini bisa membantu petani secara nyata, berharap mereka bisa tersenyum Bahagia, karena keringat mereka tidak sia-sia, tutup Enie

Sebagaimana yang diketahui kementerian pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, bersama mitra secara masif dan serentak melakukan kegiatan GSGP di lima kabupaten Provinsi Jawa Barat. Yakni Indramayu, Subang, Karawang, Cirebon, Bekasi tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga gabah saat panen raya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here