Pengelolaan Informasi OPT melalui Aplikasi Pendukung Informasi Publik

Bimbingan teknis  Aplikasi Pendukung Informasi Publik diselenggarakan oleh Bagian Pengelolaan Informasi Publik, Biro Hukum dan Informasi Publik, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian.  Pengelolaan Informasi Publik adalah bagian dari manajemen administrasi yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan penyampaian informasi publik ke masyarakat luas. Pengelolaan informasi publik diatur dalam Undang-undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan  PP no 61 tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Hal ini direspon Kementerian Pertanian dengan Membentuk Biro Hukum Dan Informasi Publik berdasarkan Permentan No. 61/Permentan/OT.140/10/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian. Pada tahun 2015 dikeluarkan Permentan baru yaitu Permentan no 43/Permentan/OT.010/8/2015 yang mengatur Pengelolaan Informasi Publik pada Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.  Pemateri pertama oleh Plt Kepala Biro Hukum dan Informasi Publik
Suharyanto, SH yang menyampaikan Arah Kebijakan Pengelolaan Informasi Publik di Kementerian Pertanian.

Pemateri kedua oleh  Ir. Bayu Mulyana, MM Kabag Pengembangan Sistem Informasi, Pusdatin yang diwakili oleh Aryo Wicaksono, Skom, Mkom Kepala Sub Bagian Multimedia Pertanian dengan materi Peran Strategis Pengelolaan Informasi Publik berbasis TIK di Era Keterbukaan Informasi. Pusdatin melaksanakan Penyediaan Infrastruktur Informasi Sistem Jaringan Informasi Pertanian agar Pengelolaan Informasi Publik dapat terselenggara dengan baik. Diterbitkan pula Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Pengelola Situs Web Kementan (Kepmentan No.04/Kpts/TI.130/5/2015) sebagai acuan dalam mengelola situs web Kementerian Pertanian.

Pemateri ketiga  Dwi Retnani Hesti, Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Publik menyampaikan Materi  Strategi Pengelolaan Layanan Informasi Publik  Mendukung Implementasi UU KIP di Kementan. Beliau menyampaikan strategi Jangka Pendek Pemahaman dan implementasi Keterbukaan Informasi Publik di lingkup Kementan semakin meningkat dan Ketersediaan informasi publik bidang pertanian lingkup Kementan semakin lengkap dan mudah diakses oleh masyarakat. Strategi Jangka Menengah semakin  lengkap data  dan informasi publik bidang pertanian yang tersedia pada website www.pertanian.go.id dan dan lebih mudah akses dan Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan informasi publik di Kementan semakin meningkat. Dan Strategi Jangka Panjang  Keterbukaan Informasi Publik dipahami dan diimpelementasikan seluruh badan publik di lingkup Kementan, Seluruh data dan informasi Kementerian Pertanian kecuali yang dikecualikan yang tersebar di seluruh UK/UPT dapat diakses  dengan cepat, mudah, murah dan sederhana melalui website  www.pertanian.go.id dan Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan informasi publik di Kementan tinggi.

Pemateri keempat Aryo Wicaksono, Skom, Mkom Kepala Sub Bagian Multimedia Pertanian, Pusdatin dengan materi Brainstorming Aplikasi Silayan Online Kementan. Beliau menyampaikan Transformasi mekanisme layanan permohonan informasi, dan pengajuan keberatan seperti tertuang dalam UU KIP dari bentuk form manual kedalam bentuk online. Hal ini mempercepat pelaporan rekapitulasi layanan Informasi Publik sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Komisi Informasi nomor: 1 Tahun 2010 pasal 36. yang terintegrasi kedalam Portal PPID dengan alamat http://ppid.pertanian.go.id terdiri dari : Sistem Informasi Layanan Permohonan Informasi Publik (SILAYAN), Sistem Informasi Pengajuan Keberatan Permohonan Informasi Publik (SIBERAT), Sistem Informasi Rekapitulasi Informasi Publik (SIREKAP) dan Sistem Informasi Database Dokumen Informasi Publik (SIDADO)
Pemateri kelima Muhammad Irfan, Konsultan IT PT Mollusca dengan materi Pengenalan Sistem Modul API Hub. Sistem ini bertujan memudahkan pencarian informasi publik melalui aplikasi Simapta. Undang-undang Informasi publik yang mengimplementasikan wali data menjadikan aplikasi Simapta hanya mengindek dokumen yang di keluarkan oleh wali data terkait di Kementerian Pertanian sehingga tidak terjadi duplikasi kepemilikan data. Simapta membutuhkan direktori yang sama dalam mengindek file walidata bersangkutan misalnya Judul Dokumen, Penulis, Deskripsi Singkat, Penerbit, Tahun Terbit, Ekstensi File / Format File, Jumlah Halaman, Nomor ISBN, Ukuran File, URL/Address/alamat internet  untuk gambar cover dokumen tersebut, URL/Address/alamat internet  untuk file/ berkas dokumen tersebut yang dapat diunduh. Aplikasi ini bekerja dengan metode Parser proses analisa serangkaian simbol dan Web Crawler yang merupakan sebuah Internet Bot yang secara sistematik menelusuri WORLD WIDE WEB, khususnya bertujuan meng indeks Web.  Acara terakhir adalah Diskusi umum dengan pemimpin diskusi  Dwi Retnani Hesti yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Pelayanan Informasi dan Kepala Sub Bagian Multimedia. Hasil diskusi antara lain Perbaikan User interface aplikasi website PPID dan Sinkronisasi pemahaman antara pimpinan dan pengelola Informasi Publik (Rahmad Gunawan, SP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here