Reba Ngada, Tradisi Menghormati Makanan Tradisional Uwi

0
192

Reba Ngada, Tradisi Menghormati Makanan Tradisional Uwi (Bagian V)

 

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Kaum laki-laki Ngada ditugaskan untuk menyuguhkan tuak atau moke lokal untuk menggantikan minuman air setelah makan uwi (ubi) saat ritual Reba Ngada dilaksanakan di Kampung Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores, NTT, Selasa (15/1/2019). KOMPAS.com/MARKUS MAKUR

“Kita terus menerus menuturkan kisah lisan perjuangan dari nenek moyang orang Ngada sehingga generasi penerus mengetahui kisah pengembaraan nenek moyang orang Ngada. Kita harus merenungkan kembali bahwa bagaimana nenek moyang orang Ngada bisa bertahan hidup dengan membagi-bagikan makanan uwi untuk mempertahankan hidup dalam perjalanan menuju ke wilayah pegunungan Ngada. Makanan tradisional uwi sebagai identitas orang Ngada. Untuk itu giatkan kembali menanam uwi atau ubi di kebun-kebun di seluruh Kabupaten Ngada,” kata Nai Soi.

Wagub Nai Soi mengatakan, Reba ditingkatkan menjadi Festival Reba khas Kabupaten Ngada. Pemprov NTT menggiatkan berbagai festival khas NTT. Salah satunya adalah Festival Reba khas Ngada. Tahun depan, Reba menjadi Festival Reba dengan diikuti ribuan masyarakat Ngada serta ribuan uwi yang disiapkan masyarakat Ngada.

“Masyarakat Ngada bersama dengan Pemerintah Kabupaten Ngada mempersiapkan dengan baik Festival Reba tahun depan. Mulai sekarang masyarakat tanam uwi sebanyak-banyaknya. Pemprov NTT siap memberikan dukungan bagi penyelenggaraan sebuah festival di 23 kabupaten dan kota. Lembaga perwakilan Rakyat Nusa Tenggara Timur sudah memberikan dukungan untuk mengganggarkan dana festival yang bersumber dari dana APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Saat Uwi Reba, ajak Wagub Nai Soi, kita saling menyatakan tekad untuk membangun Langa khususnya dan Kabupaten Ngada serta Provinsi NTT untuk lebih maju dan sejahtera. Kita sudah merasakan bahwa ritual Uwi Reba mengantar orang Ngada menjadi orang besar di NTT dan Indonesia.

Penulis: Kontributor Manggarai, Markus Makur

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here